Logo Tarbiya Nabawiya Tarbiya Nabawiya Menumbuhkan Generasi dengan Iman dan Adab
← Kembali ke daftar cerita
Series Keluarga Muslim Pondok Bukan Tempat Pembuangan (Musim 1) · Episode 8 10 menit

Hari Pertama setelah Mereka Pulang

Aku baru benar-benar merasa ditinggalkan ketika mobil Ayah sudah tidak terlihat.

Pondok Bukan Tempat Pembuangan (Musim 1) Najwa datang ke pesantren putri dengan hati yang belum selesai. Ia merasa pondok adalah tempat pembuangan, tempat orang tuanya menjauhkan dirinya karena ia terlalu sulit diatur. Di hari-hari awalnya, Najwa harus menghadapi kamar bersama, jadwal yang padat, hafalan yang tersangkut, teman-teman baru, dan rasa rindu rumah yang sering datang bersama marah. Musim pertama ini mengikuti perjalanan kecil Najwa: dari merasa dibuang, menuju keberanian untuk jujur sedikit, bertahan satu hari lagi, dan mulai melihat bahwa pondok bukan tempat ia disingkirkan.

Membaca Series

Pondok Bukan Tempat Pembuangan (Musim 1)

Lihat semua episode
Episode 8 dari 25 Baca berurutan agar alurnya terasa utuh.

Sebelum Membaca

Bacaan ini ditulis untuk dibaca pelan-pelan.

series keluarga adab

Aku baru benar-benar merasa ditinggalkan ketika mobil Ayah sudah tidak terlihat lagi.

Kak Salma masih berdiri di sampingku sambil memegang gagang koper. Kalimatnya barusan belum hilang dari telingaku.

Pertama kali mondok memang berat. Nanti pelan-pelan terbiasa.

Aku mengangguk waktu itu, tapi sebenarnya aku tidak sedang memikirkan apakah aku akan terbiasa tinggal di pondok.

Aku masih menatap gerbang hijau tua tempat mobil Ayah dan Bunda baru saja menghilang. Tangan yang tadi kupakai untuk membalas lambaian Bunda sudah turun, tapi rasanya masih kaku di sisi tubuhku.

Bacaan lanjutan

Lanjutkan cerita ini

Masuk sebentar untuk melanjutkan bacaan.

Komentar Ayah Bunda

Ruang berbagi setelah membaca.

Komentar akan langsung tampil setelah dikirim. Tulis dengan tenang dan lembut, terutama saat menanggapi bagian cerita.

Memuat komentar...