Logo Tarbiya Nabawiya Tarbiya Nabawiya Menumbuhkan Generasi dengan Iman dan Adab
← Kembali ke daftar cerita
Series Keluarga Muslim Pondok Bukan Tempat Pembuangan (Musim 1) · Episode 20 12 menit

Buku Setoranku Sudah Siap, tapi Aku Belum

Setelah Subuh, kamar bergerak lebih cepat daripada biasanya. Beberapa anak baru selesai melipat mukena. Ada yang masih mengantuk sambil merapikan sajadah..

Pondok Bukan Tempat Pembuangan (Musim 1) Najwa datang ke pesantren putri dengan hati yang belum selesai. Ia merasa pondok adalah tempat pembuangan, tempat orang tuanya menjauhkan dirinya karena ia terlalu sulit diatur. Di hari-hari awalnya, Najwa harus menghadapi kamar bersama, jadwal yang padat, hafalan yang tersangkut, teman-teman baru, dan rasa rindu rumah yang sering datang bersama marah. Musim pertama ini mengikuti perjalanan kecil Najwa: dari merasa dibuang, menuju keberanian untuk jujur sedikit, bertahan satu hari lagi, dan mulai melihat bahwa pondok bukan tempat ia disingkirkan.

Membaca Series

Pondok Bukan Tempat Pembuangan (Musim 1)

Lihat semua episode
Episode 20 dari 25 Baca berurutan agar alurnya terasa utuh.

Sebelum Membaca

Bacaan ini ditulis untuk dibaca pelan-pelan.

series keluarga adab

Pagi itu, aku tidak kehilangan kerudung.

Aku juga tidak kehilangan buku setoran.

Yang hampir hilang justru kendali atas mulutku.

Setelah Subuh, kamar bergerak lebih cepat daripada biasanya. Beberapa anak baru selesai melipat mukena. Ada yang masih mengantuk sambil merapikan sajadah. Ada yang duduk di tepi ranjang dengan buku terbuka, tapi matanya lebih sering tertutup daripada membaca.

Aku membuka lemari pelan-pelan.

Bacaan lanjutan

Lanjutkan cerita ini

Masuk sebentar untuk melanjutkan bacaan.

Komentar Ayah Bunda

Ruang berbagi setelah membaca.

Komentar akan langsung tampil setelah dikirim. Tulis dengan tenang dan lembut, terutama saat menanggapi bagian cerita.

Memuat komentar...