Logo Tarbiya Nabawiya Tarbiya Nabawiya Menumbuhkan Generasi dengan Iman dan Adab
← Kembali ke daftar cerita
Series Keluarga Muslim Pondok Bukan Tempat Pembuangan (Musim 1) · Episode 2 7 menit

Aku Tidak Rusak dalam Semalam

Sebelum semua orang bilang aku makin sulit diatur, rumah itu lebih dulu berhenti benar-benar.

Pondok Bukan Tempat Pembuangan (Musim 1) Najwa datang ke pesantren putri dengan hati yang belum selesai. Ia merasa pondok adalah tempat pembuangan, tempat orang tuanya menjauhkan dirinya karena ia terlalu sulit diatur. Di hari-hari awalnya, Najwa harus menghadapi kamar bersama, jadwal yang padat, hafalan yang tersangkut, teman-teman baru, dan rasa rindu rumah yang sering datang bersama marah. Musim pertama ini mengikuti perjalanan kecil Najwa: dari merasa dibuang, menuju keberanian untuk jujur sedikit, bertahan satu hari lagi, dan mulai melihat bahwa pondok bukan tempat ia disingkirkan.

Membaca Series

Pondok Bukan Tempat Pembuangan (Musim 1)

Lihat semua episode
Episode 2 dari 25 Baca berurutan agar alurnya terasa utuh.

Sebelum Membaca

Bacaan ini ditulis untuk dibaca pelan-pelan.

series keluarga adab

Sebelum semua orang bilang aku makin sulit diatur, rumah itu lebih dulu berhenti benar-benar mendengarku.

Rumah kami tidak pernah tampak berantakan dari luar.

Pagar selalu dicat ulang sebelum benar-benar kusam. Pot tanaman di teras disusun rapi. Ruang tamu hampir selalu wangi, terutama menjelang ada tamu atau teman Ayah datang. Di meja makan, lauk jarang seadanya. Bunda terbiasa memastikan semuanya terlihat cukup.

Kalau orang datang, mereka mungkin akan mengira aku tumbuh di rumah yang hangat.

Mungkin memang hangat, sesekali.

Bacaan lanjutan

Lanjutkan cerita ini

Masuk sebentar untuk melanjutkan bacaan.

Komentar Ayah Bunda

Ruang berbagi setelah membaca.

Komentar akan langsung tampil setelah dikirim. Tulis dengan tenang dan lembut, terutama saat menanggapi bagian cerita.

Memuat komentar...