Logo Tarbiya Nabawiya Tarbiya Nabawiya Menumbuhkan Generasi dengan Iman dan Adab
← Kembali ke daftar cerita
Remaja Muslim 12 menit

Kami Mengajarinya Taat, lalu Malu saat Ia Benar-Benar Taat

Dua minggu sebelum acara keluarga itu, Mazin bertanya kepadaku saat aku sedang melipat pakaian di ruang.

Sebelum Membaca

Bacaan ini ditulis untuk dibaca pelan-pelan.

tarbiyah keluarga iman

Dua minggu sebelum acara keluarga itu, Mazin bertanya kepadaku saat aku sedang melipat pakaian di ruang tengah.

“Mi, kalau Tante Qanita ngajak salaman, Mazin gimana?”

Tanganku berhenti di atas kaus yang belum selesai kulipat.

Tante Qanita adalah anak dari paman kandung suamiku. Artinya, ia sepupu perempuan suamiku, bukan saudari kandungnya dan bukan bibi kandung Mazin. Anak-anak memanggilnya Tante karena usianya jauh di atas mereka dan sejak dulu ia dekat dengan keluarga kami.

Di antara Tante Qanita dan Mazin juga tidak ada hubungan persusuan. Jadi, meskipun dipanggil Tante dan sudah dianggap seperti keluarga dekat, ia tetap bukan mahram bagi Mazin.

Bacaan lanjutan

Lanjutkan cerita ini

Masuk sebentar untuk melanjutkan bacaan.

Komentar Ayah Bunda

Ruang berbagi setelah membaca.

Komentar akan langsung tampil setelah dikirim. Tulis dengan tenang dan lembut, terutama saat menanggapi bagian cerita.

Memuat komentar...